Bahan kimia yang terdapat dalam pemutih pakaian adalah campuran dari:
- natrium hipoklorit (NaOCl),
- natrium hidroksida (NaOH),
- hidrogen peroksida (H2O2), dan
- kalsium hipoklorit (Ca(ClO)2).
Pembahasan:
Pemutih yag digunakan pada pakaian sebenarnya adalah campuran bahan-bahan kimia, yang mana bahan kimia utamanya adalah larutan dengan kadar ~ 3%-6% dari natrium hipoklorit (NaOCl), yang dicampur dengan sejumlah kecil natrium hidroksida (NaOH), hidrogen peroksida (H2O2), dan kalsium hipoklorit (Ca(ClO)2).
Zat pemutih pakaian degan bahan natrium hipoklorit ini pertama dikembangkan pada tahun 1785 oleh ilmuwan Perancis, Claude Louis Berthollet. Awalnya pemutih ini ini digunakan untuk memutihkan kapas, tetapi segera menjadi bahan populer untuk memutihkan bahan pakaian lainnya, karena natrium hipoklorit dapat menghilangkan noda dari pakaian.
Natrium hipoklorit yang murni berbentuk bubuk putih. Senyawa ini mudah larut dalam air dan membentuk larutan agak kekuningan dengan bau khas. Konsentrasi natrium hipoklorit yang berbeda memiliki potensi berbeda dalam hal efek pemutihannya.
Untuk pemakaian rumah tangga, pemutih baju biasanya mengandung 5% natrium hipoklorit, dengan pH sekitar 11 dan membuatnya sedikit menyebabkan iritasi kulit.
Untuk keperluan industri digunakan pemutih terkonsentrasi tinggi (10-15% natrium hipoklorit) yang sangat basa (pH ~ 13) dan bersifat korosif sehingga dapat membakar kulit jika terkena.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Pelajari Lebih lanjut:
1. Contoh peranan ilmu kimia dalam bidang pertanian dan peternakan?
brainly.co.id/tugas/3379911
2. Berikan contoh minimal 10 molekul senyawa dan molekul unsur?
brainly.co.id/tugas/3379911
Detail Jawaban
Kelas: VII
Kode: 7.7.5
Mata pelajaran: Kimia
Materi: Bab 5 - Karakteristik Zat
Kata kunci: Pemutih Pakaian, Natrium Hipoklorit